Laman

Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

8 Jenis Penyakit yang Sembuh dengan Akupunktur

Akupunktur (acupuncture) yang berasal dari Cina memiliki sejarah lebih dari 2500 tahun.

Saat ini akupunktur telah menjadi sangat populer di seluruh dunia.

Orang melirik akupunktur sebagai metode terapi alternatif selain menjalani pengobatan reguler di rumah sakit.

Pengobatan alternatif dijadikan pilihan untuk mendampingi pengobatan konvensional sekaligus sebagai jalan keluar logis saat obat reguler tidak lagi mempan.

Akupunktur bisa dijadikan pilihan untuk menghilangkan nyeri, menyembuhkan penyakit kronis, untuk cedera akut, serta pendamping selama pengobatan kanker.

Dari semua hal di atas, akupunktur terutama digunakan untuk menghilangkan nyeri.

Berbagai nyeri dapat diobati melalui akupunktur seperti sakit kepala berat, migrain, nyeri punggung akut, nyeri bahu dan leher, nyeri kaki, saraf terjepit, cedera otot, nyeri setelah operasi, carpal tunnel syndrome, cedera akibat olahraga, nyeri haid, tennis elbow, sakit gigi, sakit perut, dan nyeri rematik.

Selain untuk menghilangkan nyeri, akupunktur dapat digunakan untuk penyakit lain. Ini termasuk:

1. Gejala dan masalah menopause, endometriosis, infertilitas, dan ketegangan pramenstruasi.

2. Masalah kandung kemih, kesulitan buang air kecil, infeksi saluran kemih, dan cystitis.

3. Gangguan pencernaan, yang meliputi mual, mulas, dan diare.

3. Masalah pernapasan, termasuk asma, bronkhitis, pilek, batuk, masalah sinus, penyakit selesema, dan tonsilitis.

4. Alergi dan masalah kulit seperti rinitis, hay fever, biang keringat, ruam dan bisul, eksim, dermatitis, dan psoriasis.

5. Kondisi yang meliputi mata dan mulut seperti katarak, mata kering, konjungtivitis, retinitis dan sakit gigi, faringitis, dan mulut kering (xerostomia).

6. Masalah jantung seperti sirkulasi darah yang buruk, pemulihan stroke, dan hipertensi.

7. Akupunktur juga membantu masalah seperti tersedak, gastritis, tukak lambung, radang usus, sembelit, kekurangan energi dan kelelahan kronis, insomnia, gelisah, depresi, serangan panik, perubahan suasana hati, dan perawatan pasca operasi.

8. Akupunktur dapat membantu menghilangkan kecanduan merokok.
Kadang-kadang pengobatan akupunktur dilakukan bersamaan dengan terapi lain seperti herbal, pijatan, moxibusion, dll.

Umumnya, kebanyakan orang bereaksi positif setelah menjalani akupunktur. Setelah terapi, tubuh menjadi santai dan mudah tidur nyenyak.

Karena akupunktur merupakan teknik alami, pasien jarang menderita efek samping.

Akupunktur bisa diterapkan untuk segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.

Akupunktur kini telah berkembang baik di Indonesia,  bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kota Medan dapat menggunakan terapi akupunktur. "Accurate" Heatlh Center Medan merupakan pusat pengobatan holistik yang menyediakan berbagai terapi akupunktur untuk segala jenis permasalahan kesehatan. Akupunktur dapat meningkatkan performa kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Para pasien dapat merasakan khasiatnya setelah beberapa kali sesi terapi yang diikuti, namun untuk penyembuhan total memerlukan waktu yang agak lama.
 
"Accurate" Health Center Medan juga akan memadukan pengobatan akupunktur dengan terapi pijat, ramuan obat tradisional, refleksi kaki dan fisioterapi untuk memaksimalkan hasil terapi. Beberapa bulan mengikuti terapi, alhasil pasien yang memiliki masalah hipertensi dapat sembuh kembali.

Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping.


Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan  
 
Website : http://www.accuratehealth.blogspot.com

Kamis, 19 Januari 2012

Akupuntur Dapat Mengatasi 5 Penyakit Ini

Dahulu, terapi akupunktur memang hanya dikenal di dunia pengobatan timur. Tetapi kini, pengobatan barat pun sudah mulai mengadopsinya. Akupuntur bekerja dengan cara memasukkan atau memanipulasi jarum ke dalam "titik akupunktur" tubuh.

Menurut ajaran ilmu akupunktur, metode ini akan memulihkan kesehatan, kebugaran, dan khususnya sangat baik untuk mengobati rasa sakit. Beberapa ahli telah mengakui efektivitas pengobatan tradisional asal Tiongkok ini, khususnya dalam mengobati berbagai penyakit seperti di bawah ini:

1. Nyeri

Lebih dari selusin penelitian selama dekade terakhir telah menunjukkan bahwa akupunktur lebih efektif ketimbang pengobatan konvensional untuk mengobati osteoartritis lutut dan nyeri punggung bawah, kata Dr Brian Berman, direktur Center for Integrative Medicine University of Maryland, AS. Bahkan, akupuntur juga telah dipercaya ampuh untuk mengurangi gejala migrain.

2. Gangguan pencernaan

Sejak dahulu, akupunktur sudah dipercaya mampu mengatasi gejala muntah dan mual, menurut hasil studi dari National Institutes of Health consensus panel.

"Pengobatan akupuntur melepaskan neurotransmitter yang menenangkan, seperti serotonin dan dopamin, dan mengurangi hormon stres," kata Alex Moroz, MD, seorang ahli akupunktur dan direktur Integrative Musculoskeletal Medicine Program dari Rusk Institute Rehabilitation Medicine, NYU Langone Medical Center.

Sementara itu Geovanni Espinosa, ND, direktur Integrative Urology Center di NYU Langone Medical Center menuturkan, "neurotransmiter dapat menenangkan sistem saraf dan menyebabkan kantuk, tetapi juga dapat menenangkan pencernaan." Selain itu, tusukan jarum akupuntur juga dapat melemaskan kontraksi otot di perut, menurut hasil penelitian para ilmuwan dari Duke University School of Medicine.

3. Efek samping kemoterapi

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa akupunktur tidak hanya mengurangi gejala mual dan nyeri pada pasien yang tengah menjalani kemoterapi. Tetapi juga membantu meringankan gejala-gejala neurologis seperti pusing, gatal atau kesemutan.

Tidak hanya itu, akupuntur juga dapat membantu mengurangi efek dari rasa sakit terus menerus, kelelahan, depresi, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Terapi pengobatan akupuntur juga mampu merangsang produksi fibroblast, sel-sel jaringan ikat yang membantu menyembuhkan luka.

4. Hot flashes

Akupunktur bekerja dengan cara mengatur sistem vasomotor (bagian dari sistem saraf yang mengontrol diameter pembuluh darah), yang mempengaruhi tekanan darah, denyut jantung, dan pelebaran pembuluh darah - yang semuanya memainkan peran dalam memberikan efek panas pada tubuh.

Sebuah riset menunjukkan, akupuntur dapat membantu mengurangi hot flashes sebesar 50 persen dan manfaatnya akan bertahan hingga 3 bulan setelah Anda selesai menjalani terapi akupuntur.

5. Stres, cemas, dan depresi ringan

Akupunktur dapat menangkal stres dengan cara melepaskan neurotransmitter seperti hormom endorfn dan mengurangi produksi hormon stres seperti kortisol. Terapi ini juga membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga melancarkan distribusi oksigen ke jaringan tubuh dan melepaskan kortisol (hormon stres).